ANALISIS PENYARINGAN AIR GAMBUT MENGGUNAKAN FILTRASI SEDERHANA
Keywords:
Air, Penyaringan AirAbstract
Air yang melimpah di Desa Sontang adalah air gambut, air gambut berwarna coklat tua sampai kehitaman (124 - 850 PtCo), memiliki kadar organik yang tinggi (138 - 1560 mg/lt KmnO4), dan bersifat asam (pH 3,7 - 5,3). Air yang dikatakan bersih harus memenuhi syarat dari segi kualitas dan kuantitas. Pada penelitian ini menggunakan metode alternatif dan sederhana melalui metode Biosand Filter Karbon Aktif oleh karena itu di lakukan penelitian tentang pengolahan air gambut menggunakan media ijuk, arang kayu dan pasir kuarsa yang merupakan metode Biosand filter karbon aktif dari rangkaian pipa PVC, untuk menurunkan kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) serta menaikkan pH. Setelah di lakukan penyaringan Biosand Filter Karbon Aktif 5 kali kadar pH naik 25,4%. Kadar Mangan (Mn) di lakukan penyaringan 5 kali kadar Mangan terjadi penurunan 52,3%. Kadar Besi (Fe) setelah penyaringan 5 kali turun 29,5%. Metode penyaringan Biosand Filter Karbon Aktif ini bisa di gunakan untuk penyaringan air gambut, karena dapat menurunkan kadar Mangan (Mn) dan Besi (Fe) serta menaikkan kadar Ph.
Downloads
References
Auzar(2016). Upaya Meningkatkan Baku Mutu Air Rawa Dengan Melakukan Penyaringan Menggunakan Media Arang Tempurung Kelapa Dan Sabut Kelapa. Pasir Pengaraian : Universitas Pasir pengaraian
Anggriawan, A., Saputra, E., & Olivia, M. (2015). Penyisihan Kadar Logam Fe dan Mn Pada Air Gambut Dengan Pemanfaatan Geopolimer Dari Kaolin Sebagai Adsorben . Pekanbaru: Fakultas Teknik Universitas Riau
Effendi (2003). Telah kualitas air bagi pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan. Cetak kelima. Yogyakarta: kanisius
Eri Rustanti Iva(2009). Kajian Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih Dengan Kombinasi Proses Upflow Anaerobic Filter Dan Slow Send Filter. Jawa Timur : Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Esa Erlianto Saputra Lumban Gaol (2017). Analisa Penurunan Kadar Besi (Fe) Dan Mangan (Mn) Pada Air Sumur Gali Dengan Metode Filtrasi Sederhana. Pasir Pengaraian : Universitas Pasir Pengaraian.
Febriani Yeza(2018). Pembuatan Sistem Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih Layak Konsumsi Menggunakan Teknologi Sederhana. Pasir Pengaraian: Universitas Pasir Pengaraian.
Irwan (2007). Prinsip-prinsip ekologi. Bumi aksara.jakarta
Pemenkes RI No. 32/MENKES/PERXXXII/2017 Tentang Syarat-Syarat Standar Baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan solus per aqua dan pemandin umum. Jakarta.
Rahmi Alfi (2016). Pengolahan Air Limbah Menjadi Air Domestik Non Konsumsi Dengan Variasi Karbon Aktif Biosand Filter. Pasir Pengaraian : Universitas Pasir Pengaraian.
Salim Dafiuddin (2017 ). Karakteristik Parameter Oseanografi Fisika-Kimia Perairan Pulau Kerumputan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Kalimantan Selatan : Universitas Lambung Mangkurat.
Satria Andrisman (2013). Model Alat Penyaringan Air Gambut Dengan Media Tawas, Pasir Dan Arang Tempurung Terhadap Kualitas Air. Aceh : Universitas Teuku Umar.
1Slamat, J.S (2007) . Kesehatan Lingkungan. Gadjah Mada Pres,Cetakan Ketujuh, Yogyakarta.
Sutrisno (2004) teknologi penyediaan air bersih,PT Rineka Cipta, jakarta.
Usman Ratika (2015). Pengolahan Air Gambut Dengan Teknologi Biosand filter Dual Media . Pekanbaru: Universitas Riau.
Wayan Redi Aryanta (2015). Pengaruh Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan Masyarakat. Denpasar : Universitas Hindu Indonesia.
Zahra Fatimah (2017). Rancang Bangun Filter Air Cocoes Jaguar Untuk Mengolah Air Gambut Di Desa Sungai Tering, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Jambi : Universitas Jambi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Afriyandi, Khairul Fahmi, Rismalinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.