Analysis of Von Mises Stress, Deformation, and the Effect of Load Variations on a Motorcycle Tube-Type Shock Absorber Using the Finite Element Method
Keywords:
deformasi, metode elemen hingga, shock breaker tabung, teganganAbstract
Shock breaker tabung merupakan komponen utama pada sistem suspensi sepeda motor yang berfungsi meredam getaran dan menjaga kestabilan kendaraan. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi beban, arah pembebanan, dan posisi pembebanan terhadap tegangan dan deformasi shock breaker tabung melalui pemodelan numerik. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan beban dari 800 N, 1000 N, hingga 1200 N menyebabkan kenaikan tegangan maksimum masing-masing sekitar 92 MPa, 115 MPa, dan 138 MPa, sedangkan deformasi bertambah dari 1,78 mm, 2,23 mm, hingga 2,67 mm. Arah pembebanan vertikal menghasilkan tegangan dan deformasi paling rendah dibandingkan pembebanan miring. Posisi pembebanan di tengah menghasilkan distribusi tegangan lebih merata dibandingkan pembebanan di tepi. Secara keseluruhan, kondisi paling stabil diperoleh pada beban 1000 N dengan arah pembebanan vertikal dan posisi pembebanan di tengah karena memberikan nilai tegangan dan deformasi yang masih terkendali. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perancangan dan evaluasi shock breaker pada sistem suspensi, serta mendorong penelitian lanjutan yang melibatkan analisis dinamis dan pengujian eksperimental.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aptek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












