Evaluasi Karakteristik Baja Tulangan Beton Di Malang Raya Berdasarkan Standar SNI 2052-2017

Authors

  • Sugeng Hendik Purwanto Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.30606/aptek.v13i2.814

Keywords:

berat; diameter; tegangan leleh; tegangan putus

Abstract

Seiring dengan semakin pesatnya pembangunan infrastruktur di Jawa Timur pada umumnya dan Kota Malang pada khususnya, kebutuhan bangunan berbahan logam khususnya baja tulangan beton juga semakin meningkat. Karena permintaan yang besar,maka banyak sekali varian produk baja tulangan yang beredar di pasaran. Penelitian ini bertujuan melihat sejauh mana baja tulangan yang beredar di Malang Raya telah memenuhi semua berbagai parameter yang telah ditetapkan oleh SNI 2052-2017. Disamping itu yang lebih penting adalah penelitian ini bisa memberikan informasi kepada pengguna jasa konstruksi tentang kualitas produk baja tulangan yang beredar di wilayah Malang Raya sehingga dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur bisa memilih produk produk baja tulangan yang baik dan memenuhi persyaratan SNI 2052-2017. Dengan demikian diharapkan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan tidak mendapat permasalahan di kemudian hari baik permasalahan teknis maupun administasi. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan melakukan pengujian tarik terhadap baja tulangan berbagai merk yang beredar dipasaran dengan spesifikasi mutu yang sama , dari hasil pengujian tersebut akan diperoleh data sifat fisik dan mekaniknya ,kemudian dibandingkan dengan sifat fisik dan mekanik yang telah diatur oleh SNI 2052-2017. Pengamatan dilakukan pada baja tulangan sirip (BjTS) mutu 420B dengan variasi diameter D-13,D-16,dan D-19 dari 5 merk baja tulangan yang beredar di pasaran Malang Raya. Kode produsen diinisialkan dengan huruf awal merk baja yaitu kode CB,L,H,B dan M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 variasi diameter dari 5 merk baja tulangan menunjukkan secara fisik dan mekanik masih dalam batas toleransi sesuai dengan SNI 2052-2017. Penyimpangan sifat fisik (diameter dan berat ) terendah ditunjukkan oleh baja dengan kode  H yaitu rata-rata deviasi negatif 0,93 % dan tertinggi adalah baja dengan kode B dengan rata-rata deviasi negatif 3,76 %. Untuk sifat mekanis (tegangan leleh dan tegangan putus) hasil terbaik diperoleh baja dengan kode produk CB dengan deviasi positif 30 % dan hasil terendah di dapat baja dengan kode M rata-rata yaitu deviasi positif 15 %

Downloads

Download data is not yet available.
Volume 13, No. 2, Juli 2021

Downloads

Published

2021-07-31

How to Cite

Sugeng Hendik Purwanto. (2021). Evaluasi Karakteristik Baja Tulangan Beton Di Malang Raya Berdasarkan Standar SNI 2052-2017. Jurnal Aptek, 13(2), 59–68. https://doi.org/10.30606/aptek.v13i2.814