Penggunaan Palm Oil Fuel Ash (POFA) Sebagai Bahan Subtitusi Filler Pada Campuran Agregat Kelas A

Authors

  • Bambang Edison Universitas Pasir Pengaraian
  • Hery Awan Susanto Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.30606/aptek.v16i1.2272

Keywords:

Palm Oil Fuel Ash, Filler, Agregat Kelas A

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan konstruksi jalan untuk dapat mendukung repetisi beban lalu lintas adalah dengan meningkatkan kekuatan elemen struktur perkerasan jalan. Lapis pondasi agregat kelas A merupakan elemen struktur perkerasan lentur yang berfungsi menopang beban lalu lintas setelah elemen laston. Dalam spesifikasi Umum Bina Marga revisi 1 tahun 2018 disyaratkan bahwa nilai indeks plastis (PI) lapis pondasi agregat kelas A maks 6 dan nilai CBR minimumnya 90%. Permasalahan yang biasa terjadi dilapangan adalah penggunaan filler abu batu masih bercampur dengan filler yang mengandung unsur clay. Adanya unsur clay pada filler ini akan meningkatkan nilai indeks plastis (PI) dan menurunkan nilai CBR agregat kelas A. Oleh karena itu pemanfaatan abu limbah sawit atau disebut  Palm Oil Fuel Ash (POFA) yang disubtitusikan pada campuran lapis pondasi agregat kelas A diharapkan dapat menjadi alternatif bahan filler dan dapat meningkatkan kekuatan elemen struktur perkerasan jalan dari parameter CBR. Metode yang digunakan melalui eksperimen dilaboratorium, desain dan pengujian bahan campuran lapis pondasi Agregat Kelas A mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 1 Tahun 2018. Metode Pengujian CBR Laboratorium mengacu SNI 03-1744-1989. Komposisi Palm Oil Fuel Ash (POFA) divariasikan pada 0%, 10%, 15% dan 20% terhadap filler abu batu. Hasil desain CBR Agregat Kelas A  tanpa rendaman dengan subtitusi Palm Oil Fuel Ash (POFA) 0% menghasilkan nilai CBR 95,41% dengan kepadatan kering maksimum ((ɣdry) 2,192 gr/cm³.  Untuk subtitusi Palm Oil Fuel Ash (POFA) 10% menghasilkan nilai CBR 96,77% dengan kepadatan kering maksimum ((ɣdry) 2,193 gr/cm³. Untuk subtitusi Palm Oil Fuel Ash (POFA) 15% menghasilkan nilai CBR 97,45% dengan kepadatan kering maksimum ((ɣdry) 2,194 gr/cm³. Sementara Agregat Kelas A  subtitusi Palm Oil Fuel Ash (POFA) 20% menghasilkan nilai CBR 98,735% dengan kepadatan kering maksimum (ɣdry) 2,206gr/cm³. Dapat disimpulkan bahwa subtitusi filler POFA 20% pada campuran agregat kelas A dapat meningkatkan nilai CBR sebesar 3,35 % dan kepadatan kering (ɣdry) meningkat sebesar 0,61%.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-12-14

How to Cite

Bambang Edison, & Hery Awan Susanto. (2023). Penggunaan Palm Oil Fuel Ash (POFA) Sebagai Bahan Subtitusi Filler Pada Campuran Agregat Kelas A. Aptek, 16(1), 8–16. https://doi.org/10.30606/aptek.v16i1.2272

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.