PENGGUNAAN ERT (ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY) UNTUK ANALISIS KARAKTERISTIK GAMBUT DAN CADANGAN KARBON DI PULAU BENGKALIS

  • Wahyu Frisnel Universitas Riau
  • Sigit Sutikno
  • Muhamad Yusa
Keywords: ERT, Kandungan karbon,nilai resistivity, kematangan gambut, kedalaman gambut

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan penggunaan ERT(Electrical Resistivity Tomography) untuk analisis karakteristik gambut dan cadangan karbon.  Penggunaan ERT pada kegitan ini dibantu oleh GPS RTK untuk mengetahui koordinat dan elevasi titik yang disurvei, dan bor tangan untuk mengetahui kedalaman gambut. Penggunaan ERT dilapangan menerapkan metode transek, sehingga didapat data koordinat dan ketebalan gambut akan dapat digambarkan peta kontur ketebalan gambutnya.

Hasil analisis pada 12 titik di teliti,  memiliki rata-rata ketebalan gambutnya  6,19 meter. data elevasi IPP,ketebalan gambut menunjukkan bahwa ada korelasi yang relatif kuat antara elevasi tanah dan kedalaman gambut dengan R = 0,8964 dan koefisien determinasi R2 = 0,7205. Ada 72% dari elevasi tanah ditentukan oleh kedalaman gambut yang mendalam, dan 28% ditentukan oleh variabel lain. Ditemukan beberapa hasil survey geolistrik tidak sama dengan hasil bor tangan dilapangan. Cadangan karbon di pulau Bengkalis tersimpan 214,34371 Ton/ha di setiap ketebalan 50 cm. Ketebalan gambut berpengaruh terhadap muka air tanah sebesar 2,8%. Sedangkan sisanya 77,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai resistivity berpengaruh terhadap kematangan gambut sebesar 3,6%. Sedangkan sisanya 96,6% dipengaruhi oleh faktor lain.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-07-08