Aplikasi Sistem Fire Weather Index (Fwi) untuk Pendugaan Kelembaban Udara Dilahan Gambut Desa Rimbo Panjang Kampar, Pekanbaru

  • Saidatun khofifah Universitas Pasir Pengaraian
  • M Juandi
  • M. Hamdi
  • Usman Malik
Keywords: Kata Kunci: kelembaban udara, kecepatan angin, suhu udara, curah hujan, regresi linier, SPSS.

Abstract

Aplikasi sistem Fire Weather Index (FWI) di daerah lahan gambut untuk pendugaan kelembaban udara di Desa Rimbo Panjang Kampar, Pekanbaru, dibimbing oleh Dr. Juandi M.Si dan Dr. M. Hamdi M.Si. Penelitian tentang aplikasi sistem Fire Weather Index (FWI) di daerah lahan gambut untuk pendugaan kelembaban udara didesa Rimbo Panjang Kampar, Pekanbaru telah berhasil dilakukan. Pendugaan kelembaban udara dilakukan dengan menggunakan Parameter kelembaban, kecepatan angin, suhu udara dan curah hujan. Data diambil menggunakan alat AutomaticWeatherSystem (AWS) yang telah dipasang di Desa Rimbo Panjang dengan ketinggian 200m, dan diletakkan ditempat terbuka, hal ini dilakukan agar diperoleh data secara maksimal. Data keluaran dari alat AWS  disimpan secara otomatis ke dalam mini PC berupa kecepatan angin (x1), suhu udara (x2), curah hujan (x3) dan kelembaban (y), kemudian  data yang diperoleh diolah menggunakan program SPSS dengan menggunakan persamaan regresi linier, kemudian memasukkan nilai kelembaban sebagi variabel dependent dan curah hujan, kecepatan angin dan suhu udara sebagai variabel independent, kemudian data diplot menggunakan persamaan regresi linier sehingga diperoleh nilai prediksikecepatan angin (b0= ), suhu udara (b1= ) dan curah hujan (b2= ). Kemudian data di masukkan kedalam persamaan regresi linier sehingga diperoleh model pendugaan kelembaban udara yaitu: y = . Berdasarkan hasil penelitian dapat di informasikan bahwa adanya hubungan antara kelembaban udara sangat berpengaruh terhadap kecepatan angin, suhu udara, dan curah hujan, bahwa semakin kecil kecepatan angin, suhu udara dan curah hujan maka kelembaban udara semakin besar, begitu pula sebaliknya semakin besar kecepatan angin, suhu udara dan kecepatan angin maka kelembabannya akan semakin kecil. Pengolahan data juga dilakukan menggunakan program surver guna mengetahui nilai sebaran kelembaban udara, hasil uji menggunakan program surver menjelaskan bahwa nilai kelembaban udara sangat besar dipengaruhi oleh kecepatan angin dan suhu udara, sedangkan nilai curah hujan sangat sedikit berpengaruh terhadap nilai kelembaban, hal ini dikarenakan nilai curah hujan sangat kecil, sehingga sangat sedikit berpengaruh terhadap nilai kelembaban.

 

Kata Kunci: kelembaban udara, kecepatan angin, suhu udara, curah hujan, regresi linier, SPSS.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-07-08