PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum Melongena L)
Keywords:
Kompos, Tandan kosong, Terung Ungu, Pupuk OrganikAbstract
Tanaman terung ungu (Solanum melongena L.) termasuk salah satu tanaman sayur-sayuran. Didalam kehidupan sehari-hari buah terung dapat digunakan sebagai sayur lodeh, opor, lalap segar ataupun lalap masak karena cita rasanya yang enak, selain itu dapat juga dibuat terung asinan dan manisan. Terung merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai sifat mudah rusak (perishable). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis Kompos tandan kosong kelapa sawit pada pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu (Solanum melongena L) dan untuk mendapatkan dosis kompos tandan kosong kelapa sawit dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu (Solanum melongena L). Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 15 unit penelitian. Setiap unit percobaan terdiri dari 6 tanaman sehingg keseluruhan satuan percobaan adalah 90 tanaman. Setiap satuan pengamatan terdiri dari 3 tanaman sampel, maka jumlah unit pengamatan sebanyak 45 tanaman sampel. Adapun perlakuan sebagai berikut: M0 = tanpa pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit, M1 = kompos tandan kosong kelapa sawit 50 g/polybag (10 ton/ ha), M2 = kompos tandan kosong kelapa sawit 100 g/ polybag (20 ton/ha), M3 = kompos tandan kosong kelapa sawit 150 g/polybag (30 ton/ha), M4 = kompos tandan kosong kelapa sawit 200 g/polybag (40 ton/ ha). Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah buah pertanaman bobot buah, bobot buah per plot. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam, apabila hasil analisis sidik ragam menunjukkan perbedaan nyata, dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata (DMRT 5%) Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setelah pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga. Dosis terbaik yang didapat dalam penelitian ini yaitu pada perlakuan M4 (pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 200 gram/polybag).
Downloads
References
A’yun, K Q,, Tutung H dan Mintarto M. 2013.Pengaruh Penggunaan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap Intensitas TMV (Tobacco Mosaic Virus), Pertumbuhan, dan Produksi Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L. ). Jurnal Hama Penyakit Tanaman: I (1): 47-55.
Agustiyani, Dwi. 2016. Penapisan dan Karakterisasi Rhizobakteria Serta Uji Aktivitasnya Dalam Mendukung Perkecambahan dan Pertumbuhan Benih Jagung (Zea mays L.). Jurnal Biologi Indonesia. Vol. 12(2):241- 248
Ahmad, F., I Ahmad dan MS. Khan. 2008. Screening of free-living rhizospheric bacteria for their multiple plant growth promoting activities. Microbiology Research. 168:173-181.
Amanda, Ulima D. 2017. Mengenal PGPR, Bakteri Perakaran Sahabat Tanaman. Litbang Pertanian. https://banten.litbang.pertanian.go.id/new/images/pdf/pgpr202007.pdf (Diakses 05 Februari 2025).
Aminah. Vandalita M.M R dan Herliani. 2015. Abu Tandan kosong kelapa Kelapa Sawit Dan Kotoran Ayam Sebagai Pupuk Organik Serta Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) Sebagai Penunjang Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan. Universitas Mulawarman. Samarinda.
Asmarina H. A., 2019. Efektivitas Komposisi Beberapa Macam Media terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) pada Sistem Budidaya Hidroponik. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Jember. Jember
Astuti, Y. W., L. U. Widodo dan I. Budisantosa 2013. Pengaruh Bakteri Pelarut dan Bakteri Penambat Nitrogen terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat pada Tanah Masam. Jurnal Bio Unsoed, 20 (3) : 98 – 106.
Azhari, M. 2014. Uji Efektivitas Pupuk Organonitrofos dan Kombinasinya dengan Pupuk Kimia Terhadap Pertumbuhan, Serapan Hara dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L.Merr) Pada Musim Tanam Ketiga. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung. 102 hlm.
Badan Pusat Statistik. 2021. Produksi Tanaman Sayuran di Indonesia Periode 2003-2007. http://bps.go.id (Diakses 19 Februari 2025).
