DETEKSI FORMALIN PADA IKAN ASIN KEMBUNG DI PASAR KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU
DOI:
https://doi.org/10.30606/sungkai.v13i2.3097Keywords:
Ikan asin, Formalin, KembungAbstract
Keamanan pangan merupakan syarat penting yang harus ada pada pangan yang akan dikomsumsi oleh setiap manusia. Undang-undang nomor 86 tahun 2019 menyatakan bahwa kualitas pangan yang dikomsumsi harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya adalah aman, bergizi, dan bermutu. Salah satu pengawet sintetis yang berbahaya dan banyak digunakan pada ikan asin kembung adalah formalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin pada ikan asin kembung di Pasar Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel ikan asin kembung, test kits FMR (Formalin Main Reagent), dan aquades. Penelitian dilakukan secara survei dengan mengamati warna, tekstur dan aroma Penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling dalam pengambilan sampelnya Sampel ikan asin kembung diambil dari 6 pasar penjual ikan asin yang ada di Kecamatan Tambusai Utara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 sampel ikan asin kembung dimana setiap pasar kecamatan tambusai utara diambil 2 sampel ikan asin. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian Jl. Tuanku Tambusai, Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Waktu pelaksanaan pada bulan Juni – Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 sampel ikan asin kembung positif mengandung formalin dan 2 sampel ikan asin kembung mendapatkan hasil akhir negatif. ini perlu dilakukan analisis secara kuantitatif jumlah formalin yang terkandung pada ikan asin kembung. diharapkan untuk penelitian selanjutnya meneliti ikan asin kembung yang ada di kecamatan lain.
Downloads
References
Artiningsih, Ni Kadek., Nursini, Ni Wayan., dan Kusumaningsih, Purwaningtyas. 2021. Kualitas sosis daging ikan kembung (rastrelliger kanagurt l.) Dengan penambahan puree bit (beta vulgari l.). Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman 5 (1) : 92-104
Fatimah, S., Astuti, D. W., dan Awalia, N. H. 2017.Analisis formalin pada ikan asin di pasar giwangan dan Pasar Beringharjo Yogyakarta.Journal Analytical and Environmental Chemistry,2(01), 22–2. Jaya Muaradua. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan.
Oktaviani, I. 2018. Pengaruh Perenda- man Air Panas terhadap Kadar Formalin dan Protein pada Ikan Teri. Indonesia Natural Research Phamraceutical Journal, 3(1), 9-15.
Pipit. 2015. Ciri-ciri Makanan Yang Mengandung Formalin. Jakarta. Bumi Aksara
Putalan, R. 2022. Perubahan Kandungan Gizi Ikan Nike Pasca pengolahan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 24(2), 167-173.
Rahayu, I. D., Sutawi., Endang, S. H. 2016. Aplikasi Bahan Tambahan Pangan ( Btp ) Alami Dalam Proses Pembuatan Produk Olahan Daging Di Tingkat Keluarga.Jurnal Dedikasi,13, 69–74.
Ramadhani, Prasetya. 2019. Bahan Kimia Berbahaya Di Sekitar Kita.Yogyakarta.Rapha Publishing.
Rovita, F. M., & Wulandari, W. 2022. Identification of formalin content in salted fish in Kedungprahu traditional market. Darussalam Nutrition Journal, 6(2), 115-121.
Salim, S., Sipahutar, Y. H., Handoko, Y. P., Perceka, M. L., Bertiantoro, A., dan Yuniarti, T. 2021. Pengetahuan pengolah ikan asin dan keberadaan formalin di sentra ikan asin di Desa Kronjo, Kabupaten Tangerang. Prosiding Simposium Nasional VIII Kelautan Dan Perikanan, 165–172.
Satriya 2020. Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir, (Jakarta: Pt Pustaka Cedesindo). 2009. Ekologi Politik Nelayan. (Yogyakarta: PT Lkis)
Setyowati, L,.Dan Edi, P. dan Agustin ,N, 2020. Analisis Kandungan Formalin Pada Ikan Pindang Dan Ikan Segar Di Pasar Tuluagung
Sudarti T. Prihandono, Yushardi, Z. R. Ridlo, dan A. Kristinawati. 2018. Effective dose analysis of extremely low frequency (ELF) magnetic field exposure to growth of S. termophilus, L. lactis, L. acidophilus bacteria’, IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 432(1).
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukandarraumidi. 2018. Geologi Medis: Pengantar Pemanfaatan Sumber Daya Geologi Dalam Usaha Menuju Hidup Sehat. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Tarigan, Novita. 2019. Analisa Kadar Formalin Pada Ikan Asin Yang Diperjual Belikan Terhadap Penurunan Kadar Formalin pada Tahu. Jurnal Keperawatan
Tarumingi, T. T. S., Umboh, J. M. L., dan Maddusa, S. S. 2021. Identifikasi Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Di Beberapa Pasar Tradisional Di Kota Manado. Jurnal Kesmas, 10(4), 1–6.
Thariq, A, S., Fronthea, S., Titi, S. 2014.Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Garam Pada Peda Ikan Kembung (Rastrelliger Neglectus) Terhadap Kandungan Asam Glutamat Pemberi Rasa Gurih (Umami). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan,3(3), 104-111.
Yulisa, N., E. Asni dan M. Azrin. 2016. Uji Formalin pada Ikan Asin di Pasar Tradisional Pekan Baru. Jom FK. Vol. 1. No. 2. Hal: 6-7
Wulandari, A., dan Nuraini, F. 2020. Hasil Uji Penggunaan Boraks dan Formalin pada Makanan Olahan. Jurnal Info Kesehatan, 10(1), 279-288. ISSN: 2655- 2213
Yulianti, Cicik H., dan Safira, Aldila Nur. 2020. Analisis kandungan formalin pada mie basah menggunakan nash dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Journal of Pharmacy and Science 5(1): 7-14
