FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GAGALNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH SAMO I KABUPATEN ROKAN HULU
DOI:
https://doi.org/10.30606/jmn.v11i2.3508Abstract
ASI merupakan makanan terbaik, dan merupakan makanan pertama serta paling utama untuk bayi, namun cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Rambah Samo I pada tahun 2022 yaitu 57%. Survei pendahuluan yang dilakukan terhadap 10 orang ibu yang memiliki bayi usia 6 - 12 bulan, diperoleh informasi bahwa 6 orang ibu sudah memberikan MP-ASI pada bayinya sebelum bayi berusia 6 bulan Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gagalnya pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian survey deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6 – 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rambah Samo I berjumlah 65 orang, dengan pengambilan sampel secara total sampling.. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji chi-square dengan CI 95 % dan α 0,05. Hasil univariat diketahui 55,4 % responden memiliki sikap negatif, (15,4 %) sosial budaya kurang baik, (43,1 %) memperoleh dukungan yang kurang baik dan 43,1 % gagal dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil bivariat diketahui ada hubungan sosial budaya (p = 0,004) dan dukungan keluarga (p = (0,000) dengan gagalnya pemberian ASi eksklusif, dan tidak ada hubungan sikap dengan gagalnya pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Rambah Samo I (p = 0,132). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan gagalnya pemberian ASI eksklusif adalah sosial budaya dan dukungan keluarga. Saran kepada petugas agar melakukan kunjungan rumah dan memberikan penyuluhan serta motivasi pada ibu menyusui untuk memberikan ASI secara eksklusif, sehingga sikap mereka tentang ASI eksklusif juga berubah menjadi lebih baik..
Downloads
References
Adventus, dkk. 2019. Buku Ajar Promosi Kesehatan. Jakarta. Fakultas Vokasi UKI
Angraresti, IE. 2016. Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pemberian Asi Eksklusif Di Kabupaten Semarang. Journal of Nutrition College, Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Jilid 2)
Arisman,B. 2014. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta. EGC
Banudi, L. 2013. Gizi Kesehatan Reproduksi Buku Saku Bidan. Jakarta. EGC
Budiasih, KS. 2010. Handbook Ibu Menyusui. Bandung. Hayati Qualita
Dinkes Riau. 2021. Profil Kesehatan Propinsi Riau Tahun 2021. Pekanbaru. Dinkes Riau
Fikawati, S., dkk.2015. Gizi Ibu dan Bayi. Jakarta. Rajawali Pers Gatti
Harnilawati. 2013. Konsep dan Proses Keperawatan Keluarga. Sulawesi Selatan. Pustaka Assalam
Hervilia, D. 2016. Pandangan Sosial Budaya terhadap ASI Eksklusif di Wilayah Panarung Palangkaraya (Sosial and Cultural Aspect toward Exclusive Breastfeeding in Panarung Palangkaraya). Indonesian Journal of Human Nutrition. Vol 3, No 1 (2016)
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). 2010. Indonesia Menyusui. Jakarta. Badan Penerbit IDAI
Kemenkes RI. 2013. Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan Rujukan. Jakarta. Kemenkes RI
Kemenkes RI. 2016. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta. Kemenkes RI
______. 2017. Profil kesehatan RI 2016. Jakarta. Kemenkes RI
______. 2018. Hasil Riset Kesehatan Dasar RI Tahun 2018. Jakarta. Kemenkes RI
______. 2022. Profil Kesehatan RI Tahun 2021. Jakarta. Kemenkes RI
Khasanah, N. 2011.ASI atau Susu Formula Ya?.Yogyakarta. FlashBook
Kurniawan, B. 2013. Determinan Keberhasilan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 27, No. 4, Agustus 2013
Lailiyana, dkk.2010. Buku Ajar Gizi Kesehatan Reproduksi. Jakarta. EGC
Lestari, CI. 2019. Faktor-faktor yang Menyebabkan Kegagalan Ibu Dalam Memberikan ASI Ekslusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pejeruk. Midwifery Journal | Kebidanan ISSN 2503-4340 |FIK UM Mataram
Masturoh & Agitta T. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta Kemenkes RI
Mubarak, Chayatin dan Mainur. 2013. Pengantar dan Teori Ilmu Sosial Budaya Dasar Kebidanan. Jakarta. EGC
Notoatmodjo,S. 2014. Promosi Kesehatan, Teori dan Aplikasi. Jakarta. Rineka Cipta
_______. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta
Paramita, I. 2017. Pekan ASI Sedunia 2017: Mari Dukung Keberhasilan Ibu Menyusui. http://majalahkartini.co.id
Puskesmas Rambah Samo I. 2022. Laporan Tahunan Puskesmas Rambah Samo I Tahun 2022
Roesli , U. 2015. ASI Eksklusif. Jakarta. Trubus Agriwidya
Salamah, U. 2019. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Dalam Kegagalan Pemberian Asi Eksklusif . Jurnal Kebidanan Vol 5, No 3, Juli 2019 : 199-204
Suprajitno. 2012. Asuhan Keperawatan Keluarga ‘Aplikasi dalam Praktik. Jakarta. EGC
Susanti, LW. 2015. Faktor Penghambat Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di Ngestiharjo Boyolali. Prosiding Nasional APIKES-AKBID Citra Medika Surakarta. ISBN : 978-602-73865-4-9
Sutanto,AV. 2018. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui Teori dalam Praktik. Kebidanan Profesional. Yogyakarta. Pustaka Baru Press
Tauriska, TA. 2015. Hubungan Antara Isapan Bayi Dengan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol 8 , No 1, Maret 2015., hal. 15-21
Trihendradi. C. 2013. 7 Langkah Mudah melakukan Analisa Statistik Menggunakan SPSS. Yogyakarta. Andi Offset
Wawan & Dewi. 20191. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta. Nuha Medika
Wijayanti, K. 2016. Mother’s Knowledge and Level of Family Support toward Exclusive Breast Feeding Practice. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR) ISSN 2307-4531
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Andria, rika Herawati, Elvira Junita, Nurlela, darma afni hasibuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







