NILAI-NILAI TRADISI MAPATI ADAT JAWA DI DESA AIR PANAS KECAMATAN PENDALIAN IV KOTO KABUPATEN ROKAH HULU

Authors

  • Ike Betria Universitas Pasir Pengaraian
  • Ilham Rahmawati Universitas Pasir Pengaraian
  • Ida Bahagia Wati Universitas Pasir Pengaraian

DOI:

https://doi.org/10.30606/bakoba.v5i2.4250

Keywords:

Nilai-Nilai,, Tradisi Mapati,, Adat Jawa

Abstract

Berdasarkan latar belakang penelitian ini adalah masih banyak masyarakat Jawa di Desa Air Panas yang masih melaksanakan tradisi mapati tetapi masyarakat tersebut dan generasi-generasi mudanya tidak mengetahui apa saja nilai-nilai yang terkandung di dalam pelaksanaan tradisi mapati . Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja Nilai-Nilai Tradisi Mapati pada Adat Jawa di Desa Air Panas Kecamatan Pedalian IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Hulu . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Jawa Desa Air Panas Kecamatan Pedalian IV Koto. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling-non probalistic. Adapun informan dalam peneliti ini adalah 3 tokoh agama, 6 tokoh adat dan 12 masyarakat Jawa yang mengetahui tentang nilai-nilai dalam tradisi mapati ini. Total keseluruhan informan dalam penelitian ini berjumlah 21 masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sedangkan tekhnik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber metode. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat 4 pada tradisi mapati yaitu nilai material, nilai kerohanian, nilai sosial dan nilai kebudayaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali Al Asyim. 2004. Hukum Kebudayaan dan Tradisi. Surabaya: Mutiara Ilmu.

Creswell.1993. Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dalam pendidikan. Jakarta. Anak Indonesia Hebat

Coomans. 1987. Manusia Daya Dahulu, Sekarang, Masa Depan. Jakarta: PT Gramedia. Hamidy. 2014. Adat yang Teradat dalam Suku Jawa. Jakarta:Grasindo.

Ihromi, T.O. 2006. Pokok-Pokok Antropolgi Budaya. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Koentijaningrat.2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta : Reneka Cipta.

Kurniasari Siska, dkk. 2021. Akulturasi budaya dan agama dalam tradisi kekeba/mapati di Desa Sejati Kabupaten Bonokeling. Vol 1. No 1.

Linar, dkk. 2023. Upacara Tradisi Masa Kehamilan dalam Masyarakat Jawa di Desa Desa Batu Meranti Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu. Vol. 20. No 01. 1-12.

Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2007). Qualitative Data Analysis, A. Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications

Nahya, dkk.2023. Tradisi mapati dan mitoni masyarakat Jawa di Desa Kayu Jati Jawa Timur. Vol 3 Purwanto. 2022. Sedekah mapati dalam tradisi keberagamaan masyarakat di Desa Bonokeling. Vol.

XII No 1,67.

R. Suwardanidjaja. 2013. Perkawinan adat Jawa. Jakarta, Mediacenter.

Samovar. 2010. Tata Cara Perkawinan yang dilakukannya ijab qabul di kabupaten Magelang. Jurnal of social science and religi. Vol. 20. No 01.

Selo Soemardjan. 1981. Penelitian Kualitatif tradisi dan kebudayaan Jawa. Jakarta, Mediacenter 1981

Spradely. 2010. Penelitian Etnografi Kualitatif. Jakarta, Mediaenter.

Sugiyono. (2014). Metodelogi Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA

Tria Nur Cahyati, dkk. 2020. Makna Tradisi Ngapati studi Living Hadis di Desa Deresan Bandung.

Vol 1. No.2.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Betria, I., Rahmawati, I., & Bahagia Wati, I. (2025). NILAI-NILAI TRADISI MAPATI ADAT JAWA DI DESA AIR PANAS KECAMATAN PENDALIAN IV KOTO KABUPATEN ROKAH HULU. Bakoba : Journal of Social Science Education, 5(2), 99–103. https://doi.org/10.30606/bakoba.v5i2.4250

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>