PENGARUH AROMA TERAPI JAHE TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEPENUHAN
DOI:
https://doi.org/10.30606/jmn.v14i1A.4408Keywords:
Aroma terapi jahe, Mual muntah, Ibu hamil trimester 1Abstract
Mual dan muntah pada kehamilan terjadi selama masa kehamilan antara 4-8 minggu dan berlanjut hingga 14-16 minggu kehamilan. Mual muntah merupakan suatu gejala utama pada 70-80% kehamilan. Aroma terapi jahe merupakan aroma terapi yang paling efektif dan mempunyai banyak keunggulan bagi ibu hamil yang sedang mengalami mual muntah dibandingkan dengan aroma terapi tanaman herbal lainya. Desain penelitian ini menggunakan bentuk design Pre Eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest- Posttest Design yang dilaksanakan pada tanggal 20 Maret - 20 April 2023 dengan jumlah sampel 32 orang yang diberi aroma terapi jahe untuk penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis data, frekuensi mual muntah setelah diberikan aroma terapi jahe menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami mual muntah sebanyak 24 ibu hamil (75%) dan yang masih mengalami mual muntah yaitu 8 orang (25%). nilai Asymp. Sig adalah 0,042 yang berarti p > 0,05 yaitu Ha diterima dan Ho ditolak. Pemberian aroma terapi jahe memberikan efek dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di di wilayah kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2023.
Downloads
References
Afriyanti, D., & Rahendza, N.H. (2020). Pengaruh Pemberian Aroma terapi Lemon Elektrik Terhadap Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Maternal Child Health Care Journal Volume 2. No.1. Sumatera Barat, Fakultas Kesehatan, Universitas Fort De Kock, Bukittinggi.
Ahmad J. (2013). Aneka Manfaat Ampuh Rimpang Jahe Untuk Pengobatan. Yogyakarta, Dandra Pustaka Indonesia.
Andriani, A.W. (2017). Pengaruh Aroma terapi Peppermint Terhadap Kejadian Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. SKRIPSI. Jawa Tengah, Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Anik, E. (2016). Pengaruh Aroma terapi Jahe Terhadap Mual Muntah Akibat Kehamilan Trimester 1 RS Pku Muhammadiyah Surakarta. SKRIPSI. Surakarta, Universitas Muhammadiyah.
Ariska, C.A. (2018). Pengaruh Pemberian Minuman Sari Jahe Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I dan II di BPM Eni Marfuah Samarinda Tahun 2018. SKRIPSI. Kalimantan Timur, D-IV Kebidanan Samarinda Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Kaltim.
Astrilita, F. (2016). Pengaruh terapi Jahe Terhadap Penurunan Mual Muntah pada Pasien Paska Kemoterapi di RS Telogorejo. SKRIPSI. Surabaya, Universitas Airlangga.
Bobak., L., J. (2012). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta, EGC.
Damarasri, N.D. (2017). Penerapan Pemberian Aroma terapi Lemon Dan Minuman Jahe Untuk Mengurangi Emesis Gravida Rumpada Ibu Hamil Trimester I Di BPM Sri Jumiyati Kabupaten Kebumen. SKRIPSI. Jawa Tengah, Program Studi Diploma III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong.
Dewianti, N. (2019). Effectiveness of ginger aromatherapy towards nausea and vomiting on first trimester pregnant women at BPM (private practice midwives) Ni Wayan Suri in Denpasar City. International Jornal of Researce in Medical Science.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. (2020). Profil Kesehatan Kabupaten Rohul., Dinkes Kabupaten Rohul.
Findy, H., & Sari, S. I. P. (2022). Kecemasan dan Mual Muntah Trimester I Selama Pandemi.
Kartikasari, I., Oktariani, M., & Fitriana, R. N. (2017). Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan STIKes Kusuma Husada Surakarta Dosen Program Studi S1 Keperawatan STIKes Kusuma Husada Surakarta. 002, 0–8.
Suryaningrum, K. C., Titisari, I., & Mediawati, M. (2019). Hubungan Antara Status Gravida dan usia Ibu dengan Kejadian Emesis Gravidarum. Jurnal Ilmu Kesehatan,7(2),342–348. https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/213
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elvira Junita, Lise Seswita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






