Momentum tak terhingga model kominusi batubara
DOI:
https://doi.org/10.30606/aptek.v18i1.4147Keywords:
Kominusi, momentum takhingga, BatubaraAbstract
Kominusi secara physical collision (hentaman fisik) melalui prinsip linier mometum
dilakukan pada sampel batubara sub-bituminus dengan panjang 10mm, lebar dan tebal
masing-masing 1mm. Jarak proses momentum adalah 100cm, tekanan udara 0.1bar
hingga 3bar, dimana dinding landasan berdiameter 65mm. Perubahan ukuran sampel
terjadi setelah momentum, dan selanjutnya dianalisis secara matematik dengan metode
penskalaan per millimeter, berfaktorkan volume dan massa material, dimana dilakukan
pada kondisi sebelum dan sesudah momentum. Hasil analisis membuktikan bahwa
ukuran pecahan semakin besar jika semakin jauh dari titik pusat momentum dan
sebaliknya. Namun jumlah momentum akhir dan distribusi pecahan sampel tidak
terdefenisikan secara matematik (P⃗ ∞). Melalui metode penskalaan per millimeter yang
dilakukan sebelum dan sesudah momentum berfaktorkan volume, massa dan ukuran
akhir pecahan material, adalah alternatif untuk memprediksi kebutuhan energi, dan
ukuran pecahan akhir yang ingin dicapai.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












