KEPATUHAN MENGONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 15 BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.30606/jmn.v14i2.5009Keywords:
Health Belief Model, Kepatuhan, Tablet Tambah DarahAbstract
Rendahnya kepatuhan ini menjadi permasalahan utama dalam efektivitas program pencegahan anemia. Data Riskesdas menunjukkan dari 76,2% remaja putri yang menerima TTD, hanya 1,4% yang patuh mengonsumsinya sesuai anjuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor Health Belief Model yang berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 132 rematri dengan teknik proportional random sampling. Penelitian analitik kuantitatif desain cross-sectional, menggunakan data primer penyebaran kuisioner. Data dianalisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian sebagian besar siswi tidak patuh (60,6%), persepsi kerentanan kurang baik (56,1%), persepsi keparahan baik (56,8%), persepsi manfaat baik (64,4%), persepsi hambatan kurang baik (68,2%), isyarat bertindak kurang baik (52,3%), dan efikasi diri kurang baik (55,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi kerentanan (p=0,043; OR=2,217), persepsi keparahan (p=0,043; OR=2,217), persepsi manfaat (p=0,025; OR=2,593), persepsi hambatan (p=0,008; OR=2,952), isyarat bertindak (p=0,002; OR=3,322), dan efikasi diri (p=0,003; OR=3,141) dengan kepatuhan mengonsumsi TTD. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi TTD adalah efikasi diri dengan nilai OR sebesar 2,848. Peningkatan kepatuhan konsumsi TTD perlu difokuskan pada penguatan efikasi diri, peningkatan edukasi kesehatan, pengurangan hambatan yang dirasakan, serta peningkatan dukungan dari sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan
Downloads
References
Aryanti, R., Hermawan, D., & Yanti, D. E. (2023). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe pada Remaja Putri. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(8), 762–775. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i8.13480
Dubik, S. Dajaan, Amegah, Kingsley E., Alhassan, Amshawu, Mornah, Louis N., Fiagbe, Loveland. (2019). Compliance with Weekly Iron and Folic Acid Supplementation and Its Associated Factors among Adolescent Girls in Tamale Metropolis of Ghana, Journal of Nutrition and Metabolism, 8242896, 12 pages, 2019. https://doi.org/10.1155/2019/8242896
Efendi, K. A., Yuniastuti, A., & Zainafree, I. (2025). Perceptions and Beliefs of Adolescent Girls Regarding Adherence to Iron Supplementation: an Analysis Using the Health Belief Model. Nursing and Health Sciences Journal, 05(03), 364–372. https://doi.org/10.53713/nhsj.v5i3.570
Glanz, K., Rimer, K. B., & Viswanath, K. (2015). Health Behaviour (K. Glanz, K. B. Rimer, & K. Viswanath (eds.); 5th ed.). jossey-Bass. www.josseybass.com
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2008). Health behavior and health education: Theory, research, and practice (4th ed.). In Glanz Karen, Rimer Barbara K., & Visnawanath K. Vish (Eds.), The American Behavioral Scientist (Vol. 4). Jossey- Bass/Wiley.
Green, E. C., & Murphy, E. (2014). Health Belief Model. In W. C. Cockerham, R. Dingwall, & S. R. Quah (Eds.), The Wiley Blackwell Encyclopedia of Health, Illness, Behavior, and Society (The Wiley, pp. 766–769). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118410868.wbehibs410
Green, L. W., Gielen, A. C., Ottoson, J. M., Peterson, D. V., & Kreuter, M. W. (2022). Health Program Planning, Implementation, and Evaluation. In Johns Hopkins University Press (Vol. 1, Issue 1). Johns Hopkins University Press.
Hardianti, R. N., & Bansu, I. A. (2024). Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Remaja Putri Dalam Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Di SMA Negeri 1 Kota Ternate. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6 dan 7(1), 16884–1690. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i1.536
Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018 (Tim Riskesdas 2018 (ed.); Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan (trans.)). Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). In Kemenkes RI. Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi Remaja Putri. In S. W. Sukotjo & E. Firna (Eds.), Kemenke RI. Kemenkes RI. http://appx.alus.co/direktoratgiziweb/katalog/ttd-rematri-ok2.pdf
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). In Kemenkes BKPK. Kemenkes RI.
Surtimanah, T., & Sjamsuddin, I. N. (2025). Determinan Perilaku Minum Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Menurut Health Belief Model: Studi Kualitatif. Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.47034/ppk.v7i1.1087
Sutriyawan, A. (2021). Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan (A. Sutriyawan, N. F. Atif, E. A. A., & S. Ferdianto (eds.)). Refika Aditama.
WHO. (2016). Guideline DAILY IRON SUPPLEMENTATIONin adult women andadolescent girls. In Daily Iron Supplimentation in infants and children. World Health Organization.
WHO. (2018). Weekly Iron and Folic Acid Supplementation as an Anaemia-Prevention Strategy in Women and Adolescent Girls. World Health Organization, 1–26. https://www.who.int/nutrition/publications/micronutrients/WIFS-anaemia-prevention-women-adolescent-girls/en/
WHO. (2021). Adolescent Health. In World Health Organization (Vol. 82, Issue 4, pp. 13–21, 28). WHO.
WHO. (2025). WHO Global Anaemia Estimates Key findings, 2025. WHO. https://www.who.int/teams/nutrition-and-food-safety
Widiyawati, R., & Virgia, V. (2024). Hubungan Health Belief Model Remaja Putri Dengan Konsumsi Tablet Tambah Darah Di MTs Nurul Jadid Kota Mojokerto. Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 4, 252–258.
Yuliani, R. E., Kumalasari, D., Anggista, N., & Sanjaya, R. (2024). The Relationship Between Health Belief Model (HBM) And Female Adolescents’ Compliance In Consuming Fe Tablets In The Working Area Of Uptd Padang Cermin Health Center, Pesawaran District, 2024. Jurnal Eduhealth, 15(4), 1268–1277. https://doi.org/10.54209/eduhealth.v15i04
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lintang Dhyta Kinantie, Wayan Aryawati, Christin Angelina Febriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






