Analisis Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMK SMTI Bandar Lampung Tahun 2026

Authors

  • Iin Cintawati Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Lampung
  • Wayan Aryawati Universitas Malahayati
  • Dhiny Easter Yanti Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.30606/jmn.v14i2.4983

Keywords:

Kata Kunci : Kepatuhan, Tablet Tambah Darah, Remaja Putri

Abstract

 

 

Remaja putri rentan mengalami anemia defisiensi besi akibat siklus menstruasi dan fase pertumbuhan cepat. Di Provinsi Lampung, prevalensi anemia menempati peringkat pertama di wilayah Sumatera yakni 63%. Cakupan di lapangan masih rendah sekitar 24,6% dan belum memenuhi target nasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Jenis penelitian kuantitatif dengan cross-sectional dilaksanakan di SMK SMTI Bandar Lampung tahun 2026. Total sampel penelitian berjumlah 122 responden kelas 10. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur variabel kepatuhan, pengetahuan, sikap, motivasi, dukungan nakes, dan dukungan guru. Analisis data meliputi univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat dengan regresi logistik berganda dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 90,2% responden patuh. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi (90,2%), sikap positif (96,7%), motivasi kuat (97,5%), dukungan nakes (90,2%), dan dukungan guru (93,4%). Bivariat menunjukkan bahwa sikap (p = 0,048; OR = 10,800) dan motivasi (p = 0,025; OR = 21,800) berhubungan signifikan dengan kepatuhan, sedangkan pengetahuan (p = 0,335), dukungan nakes (p = 0,096), dan dukungan guru (p = 0,178) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Multivariat menunjukkan bahwa motivasi merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan dengan nilai OR = 25,750 (95% CI = 2,101–315,564; p = 0,011). Disimpulkan bahwa motivasi merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi TTD. Sekolah dan puskesmas disarankan memperkuat intervensi promkes yang fokus pada peningkatan motivasi, pembentukan sikap positif, dan edukasi sebaya (peer educator) untuk meningkatkan kepatuhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisa et al. (2021). Pengaruh tingkat Pendidikan dan Kesehatan terhadap kemiskinan provinsi aceh.

Arima et al. (2019). Hubungan asupan zat besi heme, zat besi non-heme dan fase menstruasi dengan serum feritin remaja putri. Jounal of Nutrition College, 8(2), 87–94. https://doi.org/10.14710/jnc.v8i2.23819

Arista, A. (2024). Hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi dengan kepatuhan remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah di SMP Negeri 47 Makasar.

Aryanti et al. (2023). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(8), 762–775. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i8.13480

Atmojo, J. T., et al. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK).

Aziz et al. (2024). Analisis tantangan implementasi program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri. Research Gate, 5(2), 1–13. https://www.researchgate.net/publication/387083184

Azwar, S. (2022). Sikap manusia: teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Profil kesehatan provinsi lampung 2023.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. (2024). Profil kesehatan kota bandar lampung 2024.

Ghazali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariat dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Green et al. (2022). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Hastono, S. P. (2020). Analisis data pada bidang kesehatan. Universitas Indonesia.

Hurlock, E. (2017). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang hidup. In Erlangga. Erlangga.

Ilham et al. (2023). Dukungan teman sebagai berhubungan dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Publication Issue, 72(2), 161–177. http://philstat.org.ph

Kemenkes, RI. (2018). Pedoman penatalaksanaan pemberian tablet tambah darah. Kemenkes RI, 46. https://promkes.kemkes.go.id/download/fpck/files51888BukuTablet Tambah darah 100415.pdf

Kemenkes RI. (2018). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2020a). Pedoman pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri. In Kemenkes RI. Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2020b). Pedoman pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri. In Kemenkes RI. Kemenkes RI. http://appx.alus.co/direktoratgiziweb/katalog/ttd-rematri-ok2.pdf

Kemenkes RI. (2023). Survei kesehatan indonesia. In Kemenkes BKPK. Kemenkes RI.

Laksmita et al. (2018). Hubungan pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan kejadian anemia di kabupaten. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(1), 104. https://doi.org/10.26630/jkep.v14i1.1016

Morisky et al. (2008). Predictive validity of a medication adherence measure in an outpatient setting. Journal of Clinical Hypertension, 5(5), 194–199.

N. A. Nurjannah, U. T. (2019). Pengaruh teman sebaya terhadap perilaku kenakalan remaja putri sekolah di samarinda. Jurnal Dunia Kesmas, 8, 219–225.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nurjanah et al. (2023). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri pada sekolah percontohan kesehatan reproduksi dan seksualitas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(2), 244–254. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i2.64227

Pagiu et al. (2024). Hubungan pengetahuan dan dukungan guru dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMAN 4 Tana Toraja. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 203–212. https://doi.org/10.61132/obat.v2i1.262

Peraturan Presiden RI. (2023). Undang-undang no. 17 tahun 2023 tentang kesehatan. Undang-Undang 1 (2023).

Pou et al. (2024). Dukungan guru terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah rutin remaja putri sekolah. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 9, 97–105. https://doi.org/10.25105/pdk.v9i1.16927

Pratiwi et al. (2023). Peranan budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja melalui motivasi sebagai variable intervening pada asn rsud waluyo jati kraksaan. Universitas Abdurrachman Saleh Situbondo.

Priyoto. (2019). Teori sikap & perilaku dalam kesehatan dilengkapi contoh kuesioner. Nuha Medika.

Rakhshani et al. (2016). The effect of educational intervention based on the theory of planned behavior regarding physical activity among high school students. Https://Trialsearch.Who.Int/Trial2.Aspx?TrialID=IRCT2016092229916N1. https://www.cochranelibrary.com/central/doi/10.1002/central/CN-01806566/full

Sarwono, J. (2018). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Suluh Media.

Siyami et al. (2023). Hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 3(2), 80–86. https://doi.org/10.14710/jrkm.2023.18844

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tirtawati et al. (2026). Perbedaan pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah pemberian edukasi pencegahan pernikahan dini dengan media booklet. Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, Bali, Indonesia.

WHO. (2018). Weekly iron and folic acid supplementation as an anaemia-prevention strategy in women and adolescent girls. World Health Organization, 40. https://www.who.int/nutrition/publications/micronutrients/WIFS-anaemia-prevention-women-adolescent-girls/en/

WHO. (2021). Adolescent health. In World Health Organization (Vol. 82, Issue 4, pp. 13–21, 28). WHO.

WHO. (2026a). Anaemia. https://www.who.int/health-topics/anaemia#tab=tab_1

WHO. (2026b). Global anaemia estimates key findings, 2026. WHO.

Widiastuti et al.(2019). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Sains Kebidanan, 1(1).

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Cintawati, I., Wayan Aryawati, & Yanti, D. E. (2026). Analisis Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMK SMTI Bandar Lampung Tahun 2026. Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan, 14(2), 72–81. https://doi.org/10.30606/jmn.v14i2.4983

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.