GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT IBU HAMIL DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM PASCASALIN DI KECAMATAN KUTA SELATAN TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.30606/jmn.v13i2.3926Abstract
Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan metode kontrasepsi yang umum direkomendasikan. Fase pascasalin merupakan salah satu momen penting untuk pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Rendahnya minat ibu dalam melakukan pemasangan AKDR pascasalin dipengaruhi oleh berbagai determinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat ibu hamil dalam memilih AKDR pascasalin. Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan melibatkan ibu hamil pada Februari-Maret 2024. Data diukur dengan kuesioner, meliputi minat menggunakan AKDR dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat tersebut meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah kehamilan, anak hidup, dan kunjungan antenatal, tingkat pengetahuan tentang AKDR, dukungan suami, status ekonomi dan agama. Analisis univariat dilakukan dengan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Sebanyak 71 ibu hamil direkrut dalam penelitian, dengan median usia 27 tahun. Proporsi ibu yang berminat menggunakan AKDR secara keseluruhan relatif rendah. Karakteristik ibu yang paling banyak berminat menggunakan AKDR meliputi: pendidikan sekolah menengah atas (23,8%), pekerjaan lain-lain (33,3%), jumlah anak hidup >2 orang (29,2%), primi gravida (28,6%), kunjungan ANC ≥6 kali (50%), pendapatan total keluarga di bawah upah minimum regional (21,7%), beragama hindu (27,6%), berpengetahuan baik tentang AKDR (42,1%), dan mendapat dukungan suami (30,8%). Penelitian skala besar lebih lanjut untuk mengevaluasi hubungan faktor-faktor tersebut dengan minat ibu menggunakan AKDR masih diperlukan.
Downloads
References
Ety, Diana Sulistyawati, Dewi Prisusanti Retno, Kiriwenno Erlin, and Sakti Prastiwi Ratih. 2023. Kesehatan Reproduksi Dan Kesehatan Wanita. Repository Alungcipta. Vol. 1. https://doi.org/10.59000/ra.v1i1.3.
Kementerian Kesehatan. 2020. Pedoman Pelayanan Kontrasepsi Dan Keluarga Berencana (KB. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Lisa Dewi Cahyani, Ni Luh Putu. 2021. “Karakteristik Pemilihan Non MKJP Pada Wanita Usia Subur.†Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) 9 (2): 169–76. https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1527.
Maftuha, Maya, Desy Purnamasari, and Wahyu Fuji Hariani. 2022. “Pengaruh Konseling Keluarga Berencana Terhadap Pengambilan Keputusan Alat Kontrasepsi Pada Ibu Nifas.†WOMB Midwifery Journal 1 (1): 22–26. https://doi.org/10.54832/wombmidj.v1i1.26.
Norita, Eva, Hasbiah Hasbiah, and Rizki Amalia. 2022. “Hubungan Pengetahuan Sikap Ibu Dan Dukungan Keluarga Dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD.†Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 22 (2): 747. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.1813.
Partiwi, Nur. 2022. “Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Pengambilan Keputusan Ber-Kb Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Intra Uterin Device (Iud) Pada Ibu Post Partum.†Jurnal Berita Kesehatan 15 (1): 1–6. https://doi.org/10.58294/jbk.v15i1.79.
Putri, Puri Kusuma Dwi, Aida Vitayala Hubeis, and Sarwititi Sarwoprasodjo. 2019. “Kelembagaan Dan Capaian Program Keluarga Berencana (Kb): Dari Era Sentralisasi Ke Desentralisasi.†Jurnal Kependudukan Indonesia 14 (1): 1. https://doi.org/10.14203/jki.v14i1.335.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ni ketut Sri Andayani, Regina Tedjasulaksana, Ni Luh Putu Sri Erawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







