Evaluasi Daya Dukung Sistem Drainase Eksisting Menggunakan Analisis Spasial Berbasis DEMNAS Di Kelurahan Kraton Kota Tegal
Keywords:
Daerah Tangkapan Air, Daya Tampung Drainase, DEMNASAbstract
Kelurahan Kraton, Kota Tegal mengalami banjir berulang dengan ketinggian 20-60 cm akibat ketidakmampuan sistem drainase menampung limpasan air hujan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik spasial daerah tangkapan air dan mengevaluasi daya tampung sistem drainase eksisting. Data diperoleh melalui survei lapangan dan analisis spasial berbasis Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) menggunakan ArcGIS 10.8. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode rasional menggunakan distribusi Log Pearson III, sedangkan kapasitas saluran dihitung menggunakan persamaan Manning. Hasil analisis menunjukkan daerah tangkapan air memiliki luas 9,22 ha dengan kemiringan lahan sangat landai sebesar 76,4% dari total luas daerah tangkapan dan koefisien limpasan 0,75. Debit limpasan rencana pada area kontribusi saluran D1 sebsesar 2,176 ha mencapai 1,54 m³/s untuk kala ulang 10 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan saluran D1 sebagai saluran yang mengalirkan limpasan pada sub-sistem barat menuju titik outlet memiliki kapasitas maksimum 0,41 m³/s dan defisit 73% pada kala ulang 10 tahun. Kondisi ini mengindikasikan sistem drainase eksisting tidak memiliki daya tampung yang memadai karena ketidaksesuaian antara karakteristik daerah tangkapan air yang didominasi lahan terbangun dengan kapasitas fisik saluran yang terbatas.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aptek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












