ANALISIS FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN METODE TAFFLER DAN CA-SCORE PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2023-2024

Authors

  • Salsa Inriani Universitas Pasir Pengaraian
  • Nurhayati Nurhayati Universitas Pasir Pengaraian
  • Nofrianty Nofrianty Universitas Pasir Pengaraian

DOI:

https://doi.org/10.30606/akpem.v2i2.3947

Keywords:

Financial Distress, Taffler, Ca-Score

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Financial Distress Menggunakan Metode Taffler Dan Ca-Score Pada Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2023-2024. Peneltian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan objek Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2023-2024 Populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 Perusahaan Sektor Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2023-2024 Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 12 perusahaan Sektor Pertanian Yang yang konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023 – 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Taffler dan Metode Ca- Score memiliki tingkat prediksi Financial Distress atau kebangkrutan yang secara garis besar cukup sebanding. Keduanya mampu mengidentifikasi perusahaan yang berada dalam kondisi sehat, grey area, maupun berisiko bangkrut dengan tingkat akurasi yang memadai. Meskipun terdapat perbedaan dalam rasio keuangan yang digunakan dan bobot masing-masing variabel, hasil prediksi kedua metode ini umumnya menunjukkan kesamaan dalam mengklasifikasikan status kesehatan keuangan perusahaan, sehingga keduanya dapat dijadikan alat yang efektif dalam memprediksi risiko kebangkrutan perusahaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cindy Putri Wangsa (2024). Analisis Prediksi Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Semen Dan Sektor Konstruksi Bangunan Yang Tercatat Di Bei Menggunakan Model Ohlson Dan Model Zmijewski. JURNAL MANAJEMEN, VOL 3, NO 3. P-ISSN : 2808-4667, E-ISSN : 2986-6626

Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 13, No. 1, April 2024, hlm. 81-97

Ferdawati. (2023). Analisis Perbandingan Model Pendeteksi Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Aneka Industri. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol. 16, No. 1, Mei 2023, 140-148

Guido, G., Rocco, G., & Lazzaro, S. (2020). Financial Management: Principles and Applications.

London: Pearson Education.

Nufus, dkk. (2018). Analisis Financial Distress Menggunakan Metode Altman Z-Score Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 6(1), 45–60.

Salma Salimah. (2020). Analisis Tingkat Akurasi Model Springate, Ohlson Dan Grover Dalam Memprediksi Financial Distress (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Pertambangan Batubara Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017). JMM Online Vol. 4 No. 2 Februari (2020) 302-311

Sari, I. K. (2023). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Perusahaan. Universitas Sanjaya, Yogyakarta, Indonesia.

Sasi, dkk. (2023). Pengaruh Rasio Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Financial Distress. [PDF].

Wahidah, M. (2021).Analisis Financial Distress dengan Model Altman, Zmijewski, Grover, Springate, Ohlson, dan CA-Score untuk Memprediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2016-2020. [Universitas Islam Negeri (UIN)]. http:// etheses.uin- malang.ac.id/30217/

Weygandt, J. J., Kimmel, P. D., & Kieso, D. E. (2015). Financial Accounting (3rd ed., IFRS Edition).

Hoboken: John Wiley & Sons.

Downloads

Published

2020-12-30

Most read articles by the same author(s)