HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMA NEGERI 1 RAMBAH

Authors

  • Siti Nurkhasanah Universitas Pasir Pengaraian
  • Fitri Yeni Universitas Pasir Pengaraian

DOI:

https://doi.org/10.30606/jmn.v14i1A.4420

Keywords:

Pengetahuan , kepatuhan , Anemia , tablet tambah darah

Abstract

 Pravelensi anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi. Pemerintah mengeluarkan program pencegahan dan penanggulan anemia dengan pemberian tablet tambah darah setiap minggu bertujuan untuk mengurangi kejadian anemia pada remaja putri. Peningkatan pengetahuan dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja. Desain yang digunakan yakni analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan menggunakan sampling jenuh. Jumlah subyek penelitian dalam penelitian sebanyak 184 remaja putri dari jumlah populasi remaja putri kelas X SMA Negeri 1 Rambah. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate uji chi-square. tingkat pengetahuan tentang anemia remaja putri sebagian besar baik (77,7%) dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri dalam kategori tidak patuh (72,3%). Hasil penelitian didapatkan nilai p = 0,501 yang berarti tidak terdapat hubungan yang positif dengan kekuatan lemah antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan tentang anemia berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tabah darah pada remaja putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier unita. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia. Pustaka Utama

Boyoh, M., dkk. (2015). Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Poliklinik Endokrin RS Prof. Dr. R.D.Kandou Manado. Ejurnal Keperawatan (E-Kp) Vol 3.

Casey, G.J., et al. (2018). Elimination of Iron Deficiency Anemia and Soil Transmitted Helminth Infection: Evidence from a Fiftyfour Month Iron-Folic Acid and De- worming Program. PLOS Neglected Tropical Disease, 7(4).

Diponegoro, A. M. (2012). Peran Biopsikologi Untuk Bimbingan Konseling The Role Of Biopsychology For Guidance And Counseling. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 10.

Fajarina Nurin. (2021). Waspada Komplikasi Akibat Penyakit Paru Obstruktif Kronis. (https://hellosehat.com/pernapasan/emfisema/komplikasippok/#gref. Diaskes pada : 8 Februari 2021)

Fatmawati and Kasim. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Fitria. (2022). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Gunarsa,. (2014). Kesejahteraan Sosial. Jakarta : Rajawali Pers.

Handayani, Andry. (2014). Pengaruh Pendekatan Science, Environment, Technology and Society (SETS) Melalui Kerja Kelompok Berbasis Lingkungan Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD N 9 Sesetan, Denpasar. Elementary School of Education, 2(1), halaman 1-10.

Husnah, dkk.(2014). Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus dalam Menjalani Terapi di RSUD Dr. Zainul Abidin Banda Aceh.Jurnal Kesehatan Syiah Kuala Vol. 14.Jurnal.unsyiah.ac.id diakses pada tanggal 20 Mei 2023.

Ida Farida Handayani dan Ugi Sugiarsih. (2018),. Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMP Budi Mulia Kabupaten Karawang. Muhammadiyah Journal of Midwifery 2 (2), 76-89

I Gusti Agung Ayu Sriningrat, dkk. (2019),. Prevalensi Anemia Pada Remaja Putri di Kota Denpasar . E-JURNAL MEDIKA, VOL. 8 NO.2.

Kartono, Kartini. (2015). Psikologi Wanita: Mengenal Gadis Remaja dan Wanita Dewasa. Bandung : Mandar Maju.

Kemenkes RI. (2016). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Jakarta: Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat.

Mohammad, Zahra Amani, Mahsa Hajmohammadi et al. (2015). A Survey of Iron Suplementation Consumption and its Related Factors in High School Students in Southeast Iron, 2015. Malays J Med Sci. Sep-Oct 2016; 23(5): 57-64.

Lunenburg, (20128).Compliance Theory and Organizational Effectiveness. International Journal of Scholarly Academic Intellectual Divercity Vol. 12, No. 1.

Manampiring, A. E. (2008). Prevalensi anemia dan tingkat kecukupan zat besi pada anak sekolah dasar di Desa Minaesa Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, 57.

Marsya Kamila Savitri, dkk. (2019)., Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri, Jakarta. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo Ungaran. 2.

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Nurkhasanah, S., & Yeni, F. (2026). HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMA NEGERI 1 RAMBAH. Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan, 14(1A), 119–125. https://doi.org/10.30606/jmn.v14i1A.4420

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.