HUBUNGAN ANTARA MORAL DAN ETIKA DALAM PENDIDIKAN JASMANI SEBAGAI WADAH PERKEMBANGAN SOSIALISASI MASYARAKAT
Keywords:
Moral dan Etika dalam Pendidikan Jasmani Sebagai Wadah perkembangan Sosial Masyarakat.Abstract
Tujuan tulisan ini adalah untuk menggambarkan manfaat aktifitas olahraga dalam membentuk karakter. Hal ini dilatarbelakangi olehsemakin lunturnya moral dan karakter bangsa pada saat ini. Disain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah berupa observasi, wawancara mendalam, serta studi literatur. Berfungsi sebagai instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Analisis data dilakukan berturut-turut berupa; 1) reduksi data 2) Klasifikasi data 3) Interpretasi data, dan 4)Penyajian hasil. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan beberapa proses asimilasi yang dilakukan olahraga dengan beberapa elemen sosial yang berkembang, diantaranya adalah: ruang sosial politik, ras dan etnisitas, gender, norma dan etik, serta elemen komunikasi/ media. Dari proses asimilasi yang terjadi dapat dicermati sedikit banyak telah membawa perubahan akan bentuk dan fungsi olahraga sesuai dengan elemen yang melekatinya. Sebagai sebuah produk budaya, olahraga tidak mampu menghindarkan diri dari berbagai ragam ideologi serta corak pola pikir yang melingkupinya.
Downloads
References
Agus Mahendra, M.A.(2003) Falsafah Pendidikan Jasmani. Departemen Pendidikan
Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat
Pendidikan Luar Biasa. Bagian Proyek Pendidikan Kesehatan Jasmani
Pendidikan Luar Biasa.
Amara, M. (2008). An introduction to the study of sport in the Muslim world. In B. Houlihan (Ed.), Sport and society: A student Introduction (pp. 532–553). London, England: Sage.
Booth, D.and J. Loy, 1999. Sports, Status, and Style, Sport History Review
Caly Setiawan, 2004. Komersialisasi Olahraga dan Persoalan Moralitasnya. MAJORA.
FIK UNY
Coakley, Jay, 2004, Sport in Society: Issues and Controversies, Boston, McGraw-Hill.
Crain, W. 1985. Theories of Development. New York, Engelwood Cliffs.
Franz Magnis Suseno, (1987) Etika Dasar, Masalah-masalah pokok filsafat moral.
Yogyakarta: Perc. Kanisius.(2000), Kuasa & Moral. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Freeman, William H. (2001). Physical Education and Sport in A Changing Society.
(Sixth Ed.). Boston. Allyn and Bacon. homepage www.hki.org (Online 28 Oktober 2008).
Johansyah Lubis, (2007). Etika dan Masalah-masalah dalam Pendidikan Jasmani dan
Olahraga. Jakarta : UNJ.
J. Coacley. (1994). Sport in Society, Issues and Controversies. USA: Mosby.
Kaelan. (2005). Metode Penelitian Kualitatif dalam Filsafat. Yogyakarta: Penerbit
Paradigma.J
http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=1143, Membangun Karakter (online 4 November 2008).
Kirk, David, Doune McDonald, & Mary O`Sullivan (ed), 2006, The Handbook of
Physical Education, London, Sage Publications.
Kretchmar, R. Scott. (1994). Practical Philosophy of Sport. United States of Amerika:
Human Kinetics
Loland, S. Fair play in sport: a moral norm system.New York: Routledge.2002.
Lutan, Rusli. Olahraga dan Etika Fair Play. Direktorat Pemberdayaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga, Direktorat Olahraga Depdiknas: Jakarta. 2001.
https://ijssht.ppj.unp.ac.id/index.php/IJSSHT
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JERE/article/view/53251
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JERE/issue/view/2255
Rusli Lutan (ed)., (2001) Olahraga dan Etika Fair Play. Direktorat Pemberdayaan
IPTEK Olahraga, Dirjen OR, Depdiknas, Jakarta: CV. Berdua Satutujuan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Most read articles by the same author(s)
- Ryan Satria Almi, Eri Barlian, Padli Padli, ANALISIS PERKEMBANGAN CITRA NEGATIF OLAHRAGA BILLIARD MENJADI JUDI BILLIARD DI INDONESIA , Journal Of Sport Education and Training : Vol. 3 No. 2 (2022): Sport Education and Health Journal, Vol. 3, No. 2, December 2022