PENGARUH PELATIHAN DAN PENGALAMAN KERJA KARYAWAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN SEBAGAI MODERATING PADA PABRIK KELAPA SAWIT PT. MERANGKAI ARTHA NUSANTARA
DOI:
https://doi.org/10.30606/jbw.v4i1.4495Keywords:
pelatihan, pengalaman kerja, gaya kepemimpinan, produktivitas kerjaAbstract
Penelitian ini berupaya membuktikan dampak pelatihan, pengalaman kerja, dan gaya
kepemimpinan terhadap produktivitas. Penelitian ini berfokus pada PT. Merangkai Artha
Nusantara sebagai populasinya. Ukuran sampel ditetapkan pada 51 karyawan. Rumus slovin
digunakan untuk mengetahui berapa banyak sampel yang harus ada. Faktor independen
penelitian ini adalah pelatihan dan pengalaman kerja, variabel mediasinya adalah gaya
kepemimpinan, dan variabel dependennya adalah produktivitas kerja. Metode
pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan survei. Penelitian ini
menggunakan Smart PLS dan structural Equating Modeling (SEM PLS) untuk menganalisis
data. Temuan studi menunjukkan bahwa pelatihan secara positif dan signifikan
memengaruhi produktivitas kerja, sedangkan pengalaman kerja juga memengaruhi
produktivitas kerja. Selain itu, pelatihan kerja berdampak positif dan signifikan pada gaya
kepemimpinan, dan pengalaman kerja juga memberikan pengaruh positif dan signifikan
pada gaya kepemimpinan. Selain itu, gaya kepemimpinan berdampak positif dan signifikan
pada produktivitas kerja, dengan pelatihan dan pengalaman kerja keduanya memiliki efek
signifikan pada produktivitas kerja melalui gaya kepemimpinan.