PERAN PELATIHAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEGAWAI DI KANTOR CAMAT TAMBUSAI UTARA
DOI:
https://doi.org/10.30606/jbw.v4i1.4494Keywords:
Pelatihan, Kompetensi Pegawai, SIAK, Srikandi, Pelayanan PublikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kompetensi
pegawai di Kantor Camat Tambusai Utara. Fenomena yang mendasari penelitian ini
adalah rendahnya penguasaan teknis aplikasi pelayanan digital (SIAK dan Srikandi) di
kalangan pegawai, meskipun seluruh populasi telah berlatar belakang pendidikan
Sarjana (S1). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif.
Populasi dalam penelitian ini berjumlah 34 orang pegawai yang diambil menggunakan
teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5 dan
dianalisis menggunakan regresi linear sederhana melalui perangkat lunak SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kompetensi pegawai dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi R
sebesar 0,713 menunjukkan bahwa variabel pelatihan berkontribusi sebesar 71,3%
terhadap kompetensi pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Temuan penelitian mengungkapkan adanya kesenjangan kompetensi teknis akibat
metode pelatihan yang masih bersifat teoretis. Disarankan agar Kantor Camat
Tambusai Utara mengadopsi metode pelatihan simulasi praktik langsung untuk
mengoptimalkan potensi akademis pegawai dalam pelayanan publik digital.