STRATEGI PEMASARAN USAHA TAHU DAN TEMPE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK UNTUK PENINGKATAN NET PROFIT USAHA TAHU DAN TEMPE KARYA MANDIRI DESA SUKO HARJO 2B
DOI:
https://doi.org/10.30606/jbw.v3i2.3785Keywords:
Kualitas Produk, Net Profit, SWOTAbstract
Usaha tahu dan tempe "Karya Mandiri" di Desa Suko Harjo 2B menghadapi tantangan dalam keberlanjutannya, seperti fluktuasi harga kedelai, kualitas bahan baku, keterbatasan sumber daya, serta persaingan usaha yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan, mengevaluasi keunggulan dan kelemahannya, serta merumuskan solusi yang efektif guna meningkatkan daya saing usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan mixed-method, menggunakan analisis cash flow dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memperoleh Net Profit sebesar Rp. 6.150.000 per minggu, Rp. 24.600.000 per bulan, dan Rp. 295.200.000 per tahun setelah dikurangi biaya produksi. Berdasarkan analisis SWOT, usaha ini berada dalam kategori "Tumbuh dan Kembangkan," dengan kekuatan utama berupa kualitas produk dan loyalitas pelanggan, namun masih menghadapi kendala dalam inovasi dan biaya produksi. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan pemasaran digital, inovasi produk, kerja sama dengan mitra usaha, serta efisiensi dalam pengelolaan biaya produksi guna meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usaha.