Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas

Authors

  • Imelda Fitri Universitas Abdurrab
  • Andika Wahyu Ramadani Universitas Abdurrab
  • Yulianti Yulianti Universitas Abdurrab
  • Ifka Humaira Universitas Abdurrab
  • Tiara Tsani Malinda Universitas Abdurrab
  • Ela Juliani Universitas Abdurrab
  • Muhammad Rizky Septyan Universitas Abdurrab
  • Ramadhania Universitas Abdurrab
  • Agus Jumaidi Universitas Abdurrab
  • Reyhan Zalfrianto Universitas Abdurrab
  • Wika Apriliyana Universitas Abdurrab
  • Fatma Winda Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.30606/jpmm.v5i1.3779

Keywords:

Kesehatan Reproduksi, Remaja, Infeksi Menular Seksual, SMA Negeri 1 Kuantan Hilir.

Abstract

Masa remaja merupakan tahap transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada fase ini, rasa ingin tahu terhadap kesehatan reproduksi sangat tinggi, namun seringkali berdasarkan informasi yang terbatas atau kurang tepat. Kondisi tersebut membuat remaja rentan mengalami masalah seperti infeksi menular seksual (IMS), perilaku seksual berisiko, kehamilan tidak diinginkan, serta dampak negatif pornografi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Kuantan Hilir. Penyuluhan dilakukan melalui media presentasi, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi meliputi remaja, pubertas, organ reproduksi, pencegahan IMS, dan bahaya pornografi. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar siswa berpengetahuan rendah hingga sedang dengan distribusi nilai 30–50 (60,6%), serta tidak ada yang memperoleh nilai sempurna. Setelah edukasi, hasil post-test meningkat signifikan: 54,54% siswa memperoleh nilai 100, 24,24% nilai 90, dan 15,15% nilai 80, tanpa nilai di bawah 70. Edukasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan menegaskan peran strategis sekolah dalam menyediakan informasi akurat serta mudah dipahami.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah. (2022). Kesehatan reproduksi remaja: Permasalahan dan upaya pencegahan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diunduh dari https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/29/kesehatan-reproduksi-remaja-permasalahan-dan-upaya-pencegahan

Ayu, S. M., & Kurniawan, T. (2017). Hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang aborsi dengan sikap remaja terhadap aborsi di MAN 2 Kediri Jawa Timur. Unnes Journal of Public Health, 6(3), 221–227. Diunduh dari http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph

Cherry, A. L., Baltag, V., & Dillon, M. E. (2017). International handbook on adolescent health and development. Springer.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Infodatin: Situasi kesehatan reproduksi remaja Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.

Meilan, N., Pratiwi, R., & Sari, D. (2019). Kesehatan reproduksi remaja: Implementasi PKPR dalam teman sebaya. Wineka Media.

Naully, P. G., & Romlah, S. (2018). Prevalensi HIV dan HBV pada kalangan remaja. Jurnal Kesehatan, 9(2), 45–52. Diunduh dari http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

Nursalam. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi ke-4). Jakarta: Salemba Medika.

Sugiyono. (2017). Penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Violita, F., & Hadi, E. N. (2019). Determinants of adolescent reproductive health service utilization by senior high school students in Makassar, Indonesia. BMC Public Health, 19(1), 1030. https://doi.org/10.1186/s12889-019-6858-x

Wahyuningsih, A., & Nurhidayati, E. (2010). Gambaran tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswa di SMP Muhammadiyah 6 Manisrenggo Klaten Jawa Tengah tahun 2010. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(1), 15–22.

World Health Organization. (2020). Adolescent health. World Health Organization. Diunduh dari https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health

Downloads

Published

2026-03-31